Pages

Tampilkan postingan dengan label Tempat Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tempat Wisata. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 September 2016

Air Terjun Slampir - Madiun

Air Terjun Seweru atau Serondo atau Kedung Malam, itulah nama lain dari Air Terjun Slampir.  Air terjun ini berada di lereng Gunung Wilis dengan ketinggian 400 m diatas permukaan air laut.

Air terjun Slampir memiliki dua buah aliran air terjun yang letaknya saling berhadapan satu sama lain.
Lokasi

Terletak di wilayah perkebunan kopi, tepatnya di Dusun Seweru, Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Propinsi Jawa Timur.

Peta dan Koordinat GPS: 7°44'4"S   111°41'50"E

  
Aksesbilitas

Berjarak sekitar 25 km atau sekitar 40 menit berkendara dari pusat kota Madiun.  Untuk mencapai lokasinya, perlu sedikit kerja keras.  Kondisi jalanan di Desa Kare banyak yang belum beraspal dan penuh dengan tanjakan curam.  Mobil pribadi ataupun angkutan umum lainnya jarang terlihat melintasi daerah ini.  Hanya sepeda atau sepeda motor yang bisa dengan leluasa melalui jalanan berbatu-batunya.  Dari pusat kota Madiun, sebaiknya mengendarai sepeda motor, dengan mengambil jalan ke arah Dungus - Wungu - kemudian menuju Kare - Seweru (Slampir). Sedangkan jika dari kota Ponorogo tak perlu melewati pusat kota Madiun. Begitu melewati perempatan lalu lintas Tek'an (pintu masuk menuju pusat kota Madiun), langsung mengambil jalur langsung ke Manisrejo - kemudian Dungus - Wungu - Kare - Seweru (Slampir).

Sesampainya di desa Kare kendaraan yang dibawa harus dititipkan kepada penduduk setempat karena jalan menuju lokasi air terjun tidak dapat dilalui kendaraan.  Selanjutnya perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki melalui jalan setapak menuruni daerah perbukitan sejauh 1 km hingga tempat air terjun tersebut berada. Kondisi jalan setapak ini sempit, agak licin, sedikit curam, dan banyak yang tidak berpengaman sehingga bersentuhan langsung dengan tebing perbukitan.


Tiket dan Parkir

Belum ada penarikan karcis masuk atau retribusi pembangunan di pintu masuk, hanya ditarik biaya parkir sebesar Rp 1000 per kendaraan.

Fasilitas dan Akomodasi


Tidak adanya petunjuk arah yang jelas di sekitar jalan untuk memandu perjalaann sampai ke lokasi sehingga menyulitkan menuju ke sana.  Juga di sekitar tempat ini belum ada penginapan maupun rumah makan yang layak disinggahi. Hanya ada arung makan yang ada disekitar air terjun akan tetapi tidak buka setiap hari, kecuali warung kecil di pintu utama sebelum masuk ke jalan setapak menuju lokasi air terjun yang juga menyediakan tempat parkiran bagi kendaraan pengunjung.

Tempat Wisata Grape Madiun Jawa Timur

Tempat Wisata Grape Madiun Jawa Timur

Tempat Wisata Grape Madiun Jawa Timur merupakan salah satu tempat yang ada di indonesia yang memiliki keindahan alam yang mungkin tidak ada di tempat lain di dunia ini.

Sebenernya tempat ini kalau teman-teman kesana sih biasa aja ya, tapi karena suasana di pinggir sungai, lalu kita bisa duduk-duduk di pinggir sungai namun ada seperti saung kalau dalam bahasa sunda. Rasanya di pikiran ini adem ayem, nyantai banget sambil denger gemericiknya air sungai.

Dari arah madiun kota mungkin ada sekitar 15 km terletak di kabupaten Madiun, tepat berada di kaki gunung Wilis,jalan menuju kesana pun sudah di perhalus mungkin karena mulai banyak berdatangan pengunjung yang ingin menikmati pemandangan alam di sekitaran kabupaten madiun,

Seperti yang saya kutip penjelasan wana wisata ini dari east java

Lokasi taman rekreasi ini berada di tepi hutan jati yang merupakan wilayah KPH Madiun dengan luas area sekitar 1,5 hektar. Grape adalah salah satu objek wisata yang bernuansa alami dan sejuk.. Tempat ini sangat cocok untuk memulihkan hati dan jiwa dan refreshing dari hiruk pikuk kehidupan kota. Disana juga terdapat sungai yang mengalir jernih yang bersumber langsung dari mata air pegunungan Dungus. Terdapat juga aula pertemuan dan taman bermain anak. Selain itu, perkebunan ini juga bisa digunakan untuk olahraga gunung seperti sepeda, hiking, panjat tebing dan berkemah. (http://www.eastjava.com/tourism/madiun/ina/grape-forest.html)

Di sepanjang jalan menuju ke area grape ini terdapat banyak sekali warung-warung yang menyediakan berbagai makanan, namun tempat yang paling utama adalah lokasinya ada di kebun jati,  melalui sawah-sawah dan sungai-sungai pegunungan yang masih asri.

Lokasi tempat makan ini ternyata ada 2 tempat, namun berdampingan, yang satunya ada di pinggir sungai, yang satunya lagi bukan di pinggir sungai namun tempat ada di tengah-tengah kebun jati. Pernah juga sih saya memesan makanan di warung yang ada di pinggir sungai, namun mencari tempat duduk di pemilik warung yang ada di tepat tengah-tengah kebun jati, kalau teman-teman kesana jangan sampai salah ya hahaha . kalau ingin menikmati aliran sungai di antara bebatuan, pilihlah warung yang berada di pinggir sungai ya :)
Tempat Wisata Grape Madiun Jawa Timur


Posisi seperti gambar adalah posisi favorit saya kalau kesana, sehingga tidak bisa lepas dari jepretan kamera ponsel yang selalu saya bawa :)

Oya di tempat ini teman-teman akan di sediakan makanan khas desa, ada ikan kali (ikan sungai) , ikan bakar , banyak juga sih ya di sana, jadi tidak perlu kuatir kalau kelaperan tinggal beli dan mbaknya langsung mengantarkan makananya (di masak dulu kali :D )
Tempat Wisata Grape Madiun Jawa Timur
Tempat Wisata Grape Madiun Jawa Timur


Sambelnya nikmat lho guys, tempat ini menjadi sangat favorit buat akhir pekan temen-temen, kapan lagi nikmatin suasana pedesaan di madiun ? oke man teman semoga tulisan ini memberikan inspirasi yah buat mau kemana klo lagi weekend. apalagi pekerjaan yang selalu "mikir" seperti saya, harus sering-sering jalan-jalan.

#exploremadiun
#wonderfulindonesia

Pesona Gunung Wilis dan Jalur Pendakiannya

Jalur Pendakian Gunung Wilis & Jalur Pendakiannya
Gunung Wilis adalah sebuah gunung non-aktif yang terletak di Pulau Jawa, Provinsi Jawa Timur,Indonesia. Tepatnya di antara kabupaten Nganjuk, Kediri, Tulungagung, Madiun, Ponorogo dan Trenggalek. Gunung Wilis memiliki ketinggian 2.169 meter diatas permukaan laut (mdpl), serta puncaknya berada di perbatasan antara enam kabupaten yaitu Kediri, Tulungagung, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, dan Trenggalek. Obyek wisata Gunung Wilis yang paling banyak adalah air terjun yang tersembunyi, Ada sebagian telah di kelola dan masih banyak yang masih alami dan belum terjamah tangan manusia. Beberapa tempat pariwisata yang kini mulai dikembangkan dan mulai dikenal masyarakat sekitar di Kediri adalah Air Terjun Ironggolo, Air Terjun Dholo yang terletak di Desa Besuki, Kecamatan Jugo, Kediri. Dan juga Gereja Batu Puhsarang yang terletak di Kecamatan Semen, Kediri.
Air Terjun Ironggolo dan Dholo yang terletak di Desa Besuki, Kecamatan Jugo biasa dikunjungi tak hanya warga Kediri, tetapi juga warga dari kota lain untuk melepaskan penat. Terletak di dataran tertinggi yang bisa ditempuh oleh kendaraan baik dari arah Mojo maupun Semen, membuat Kawasan Wisata Desa Besuki menjadi tujuan wisata terbaik untuk menghirup udara segar pegunungan. Kedua tempat wisata ini bisa ditempuh dalam kurun waktu 30-45 menit melalui jalur darat, baik dari jalur Mojo maupun Semen.
Daerah perbukitan Gunung Wilis pernah dilalui oleh Jenderal Sudirman, sebelum melakukan Serangan Umum 1 Maret 1949 ke Yogyakarta.

Pendakian Gunung Wilis
Image
Pendakian Gunung Wilis dari arah timur dapat dimulai melalui Kabupaten Kediri tepatnya Kecamatan Mojo. Jalan menuju ke puncak gunung Wilis sudah dibangun memadai melalui Mojo. Selain pendakian melalui Kecamatan Mojo, menuju ke puncak juga bisa melalui Kecamatan Semen. Jalan alternatif baru yang dibangun oleh pihak pemerintah Kediri sangat memadai, dengan luas jalan yang bisa dilalui oleh 2 mobil. Sementara itu dari arah selatan Gunung Wilis dapat didaki dari Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung. Apabila ingin mencapai Gunung Wilis dari arah utara, pendakian dapat dimulai dari Kabupaten Nganjuk, sementara dari arah barat, pendakian dapat dimulai dari Kabupaten Ponorogo atau Kabupaten Madiun.
Pencarian Tentang Gunung Wilis :

  • Jalur pendakian gunung wilis dari madiun
  • Jalur pendakian gunung wilis via kediri
  • Jalur pendakian gunung wilis kediri
  • Jalur pendakian gunung wilis di nganjuk
  • Jendakian gunung wilis via ponorogo
Pegunungan Wilis
Menurut Peta OTF Fist Editions AMS 1 (tahun 1942) Prepared under the direction of the Chief of Engineers U.S.Army: Gunung Wilis (2.169 meter) terletak satu rangkaian dalam Pegunungan Wilis. Puncak tertinggi dari pegunungan Wilis adalah puncak Liman atau yang biasa disebut Puncak Ngliman yang terletak 2.563 meter dari permukaan laut. Pada puncak gunung inilah secara de facto merupakan perbatasan dari empat (4) kabupaten: Kediri, Nganjuk, Ponorogo, dan Tulungagung.
Hamparan sawah dengan latar belakang Gunung Wilis di Madiun.
Daftar Gunung Yang Ada di Sekitar Gunung Wilis
Di wilayah Kediri ada G. Cemorokandang (2256 mdpl), G. Malang (1860 mdpl), G. Watubangil (2196 mdpl), G. Obeng-obeng (1993 mdpl), G. Kendil (1887 mdpl), dan, G. Argoklono (1772 mdpl).
Di wilayah Nganjuk ada G. Jogopogo (2220 mdpl), G. Wilis Wilboz (2330 mdpl), G. Tapan sewelas (1283 mdpl), G. Mloloseketip (1270 mdpl), G. Lekerasu (1290 mdpl), dan G. Cumpleng (1375 mdpl).
Di wilayah Madiun: Pk. G. Bendo 1170 mdpl, pk. G. Manyutan 1565 mdpl, pk. G. Bulur 852 mdpl, pk. G. Kayurubung 1518 mdpl, pk. G. Kemamang, 1463 mdpl, dan pk. G. Seklajar 1295 mdpl.
Di wilayah Ponorogo: Pk. G. Dorowati 2207 mdpl, pk. G. Merning 2204 mdpl, pk. G. Argo Tawang 2284 mdpl, pk. G. Tugel 2174 mdpl, pk. G. Argo Kalang 2142 mdpl, pk. G. Wilis Zuid 1850 mdpl, pk. G. Dudha Karim 1894 mdpl, pk. G. Jeding 1612 mdpl, pk. G. Tumpak Candu 1602 mdpl, pk. G. Gayungan 1266 mdpl, pk. G. Beser 1328 mdpl, pk. G. Patuk Banteng 1630 mdpl, pk. G. Wader Gandul 1405 mdpl, pk. G. Banyon 1175 mdpl, pk. G. Picis 1170 mdpl, pk. G. Segogor 1181 mdpl, dan pk. G. Kemlandingan 1379 mdpl.
Di wilayah Trenggalek: Pk. Ngrembes 1332 mdpl dan pk. G. Sangku 1890 mdpl.
Di wilayah Tulungagung: Pk. G. Wilis Wilbur 2104 mdpl dan pk. G. Ngesong 1888 mdpl.
Masih banyak nama-nama puncak yang lainnya, namun nama gunung-gunung tersebut oleh masyarakat hanya dipanggil sebagai Gunung Wilis dan Gunung Liman saja

Rabu, 21 September 2016

WADUK "WIDAS" ATAU WADUK "BENING" MADIUN

        Jika anda mempunyai hobby memancing dan rindu menghabiskan weekend di tempat pemancingan sekaligus bersama keluarga dan anak-anak, Waduk Bening Widas Madiun adalah jawabannya. Berlokasi di Desa Widas, Kec. Saradan, Kab. Madiun, Jawa Timur, waduk yang luasnya mencapai 860 km2 ini mempunyai banyak keistimewaan didalamnya.
         Selain bisa memuaskan hobby memancing anda, tempat wisata berjarak sekitar 40 km ke arah Utara dari pusat kota Madiun ini juga menyajikan panorama alam nan hijau dan indah berupa daerah perbukitan Gunung Wilis Madiun dan Gunung Pandan Bojonegoro. Dijamin, bisa membuat anda dan keluarga betah bersantai lama-lama disekitarnya.



Fasilitas Waduk
    Andalan utama Waduk Bening Widas Madiun berupa tempat pemancingan yang oke punya. Tak jauh dari pintu masuk waduk, anda akan melihat deretan pohon-pohon rindang berjejer rapi di tepi waduk dan cukup untuk menaungi para pemancing yang sedang asyik berburu ikan. Meski udara pada waktu siang hari di kawasan ini cukup terik, namun anda tak perlu risau. Banyak tempat-tempat perteduhan yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat.
    Ikan-ikan yang dipelihara didalam waduk seluruhnya dikelola oleh Jasa Tirta (Pemkab) Madiun. Berbagai jenis ikan air tawar seperti nila, wader, dan mujair, baik berukuran besar, sedang, maupun kecil bisa anda temui disini. Jika beruntung, anda juga bisa mendapatkan ikan gabus atau dorang.
    Bila para pemancing yang ingin memasak langsung ikan-ikan hasil tangkapannya, mereka bisa menyewa jasa pengelola rumah makan yang banyak dibuka disekitar waduk. Dan jika ingin membawa ikan hasil pemancingan atau menjaring dari waduk, biasanya dikenakan biaya tambahan, dihitung per kilogram dari setiap ikan yang didapatnya.
    Selain tempat memancing, Waduk Bening Widas Madiun juga dilengkapi dengan taman bermain anak-anak dan beberapa perahu yang bisa disewa untuk berkeliling waduk selama 30 sampai 45 menit ditemani para pemandu wisata dari masyarakat setempat. Ada juga kandang pemeliharaan binatang kancil dan cagar alam berupa pohon-pohon langka yang sengaja ditanam dan dilindungi.
Sayangnya, tempat penginapan kurang memadai di tempat wisata ini. Jika ingin menginap, disarankan untuk mencarinya diluar lokasi waduk. Peralatan memancing seyogyanya juga dipersiapkan sendiri dari rumah, karena agak sulit mendapatkan tempat yang menyediakan peralatan memancing yang bagus didalam kawasan waduk.

So pasti ada wisata kulinernya
    Bagi anda yang malas bersusah-payah memancing ikan di waduk dan menunggu ikan-ikan hasil tangkapan anda diolah, bisa langsung memesan menu-menu idola di warung-warung makan yang sudah ada. Selain masakan berbagai jenis ikan air tawar, anda juga bisa memesan nasi pecel yang menjadi makanan khas Madiun dan membawa Brem sebagai oleh-oleh untuk keluarga, tetangga, atau sahabat-sahabat di rumah.


Perjalanan Rute
     Dari pusat kota Madiun, perjalanan memakan waktu sekitar 1 – 1,5 jam menggunakan kendaraan umum. Jalanan menuju ke Waduk Bening Widas Madiun termasuk sangat mudah dijangkau berbagai jenis kendaraan mulai dari sepeda, sepeda motor, mobil bribadi, sampai bis atau truk karena semuanya sudah beraspal baik dan berada di lokasi yang dekat dengan jalan raya Madiun – Nganjuk, tepatnya di kawasan hutan jati Saradan.
    Jika anda dari arah Nganjuk, tidak perlu sampai ke pusat kota Madiun lebih dulu. Begitu memasuki kawasan hutan jati Saradan, anda bisa langsung mengikuti petunjuk di tepi jalan yang akan memandu anda sampai ke Waduk Bening Widas Madiun.
    Bagi yang tidak membawa kendaraan pribadi, banyak kendaraan umum yang bisa anda gunakan menuju tempat wisata ini. Semua bis mini ataupun bis besar ke arah Madiun – Nganjuk atau Surabaya (dan dari arah sebaliknya) akan melewati Waduk Bening Widas Madiun. Namun, dari pintu gerbang waduk anda masih perlu berjalan kaki sekitar 500 m untuk sampai ke tempat pemancingan dan kawasan waduk utamanya.Waduk widas sangat cocok bagi mereka yang memadu kasih . .karena didukung dengan pemandangan ayng begitu asri di sekeliling waduk.Lokasi jalan dipinggir waduk sekarang komplit ada lampu penerangan jalan sehingga menambah eksotisnya waduk ini  . .oke selamat berlibur bagi anda yang menikmati liburan di tempat ini.

#exploremadiun
#wonderfulindonesia